MoU Pendampingan MAKI Jatim–Pancoran Grup Jadi Momentum Kebangkitan, NTV Bakal Kembali Hadir

Banyuwangi – Lpksmpatroli.my.id // Langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sekaligus mendorong pengembangan Pancoran Grup dilakukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pendampingan bersama Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk membangun sinergi dalam rangka mendukung pengelolaan dan pengembangan Pancoran Grup agar ke depan semakin profesional, tertata, transparan serta mampu menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang terus berkembang.

Dalam kerja sama tersebut, Ketua MAKI Jawa Timur Heru Satrio menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam penandatanganan kesepahaman pendampingan. Sementara dari pihak Pancoran Grup, Owner Hj. Istiqomah memberikan dukungan terhadap berbagai rencana pengembangan yang akan dilakukan perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, Hj. Istiqomah melalui Manajer Pancoran Grup, Novi Reza, akan menyiapkan berbagai program dan terobosan baru untuk mendorong perkembangan Pancoran Grup.

Kerja sama pendampingan ini diharapkan tidak berhenti sebatas penandatanganan dokumen MoU, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai program nyata yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan perusahaan maupun kegiatan yang berada di bawah naungan Pancoran Grup.

Siapkan Berbagai Terobosan

Novi Reza menyampaikan bahwa Pancoran Grup ke depan akan berupaya melakukan berbagai terobosan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan kegiatan dan program yang dapat kembali meningkatkan aktivitas serta eksistensi Pancoran Grup di tengah masyarakat.

Berbagai event atau kegiatan juga direncanakan untuk digelar sebagai bagian dari langkah pengembangan tersebut.

Event-event tersebut nantinya diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi wadah untuk membangun komunikasi, kreativitas, promosi, sekaligus memperkuat jaringan Pancoran Grup.

Dengan konsep kegiatan yang lebih inovatif dan berkelanjutan, Pancoran Grup ingin kembali menghadirkan berbagai aktivitas yang mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi.

Novi Reza menegaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari upaya melakukan pembenahan sekaligus menghadirkan warna baru dalam perjalanan Pancoran Grup.

“Ke depan kami akan melakukan berbagai terobosan untuk Pancoran Grup. Salah satunya dengan membuat berbagai event dan mengembangkan kembali sejumlah program yang sebelumnya pernah berjalan,” ujar Novi Reza.

NTV Bakal Kembali Dibuka

Selain mempersiapkan berbagai event, salah satu rencana besar Pancoran Grup adalah membuka kembali media NTV (Nasional TV).

Rencana tersebut menjadi salah satu bagian dari terobosan yang tengah dipersiapkan. Kehadiran kembali NTV diharapkan dapat menjadi langkah baru dalam pengembangan sektor media sekaligus memberikan ruang informasi dan komunikasi kepada masyarakat.

NTV sebelumnya dikenal sebagai bagian dari aktivitas media yang memiliki peran dalam penyampaian informasi. Dengan rencana untuk kembali dibuka, Pancoran Grup diharapkan dapat menghadirkan konsep dan pengelolaan yang lebih segar sesuai dengan perkembangan teknologi serta perubahan pola masyarakat dalam mengakses informasi.

Kebangkitan kembali NTV juga diharapkan dapat berjalan seiring dengan perkembangan media digital. Dengan memanfaatkan berbagai platform dan teknologi komunikasi, media tersebut nantinya dapat dikembangkan tidak hanya melalui siaran televisi, tetapi juga melalui kanal digital dan media sosial.

Hal ini menjadi peluang besar untuk membangun ekosistem media yang lebih luas dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih cepat.

MAKI Jatim Berikan Pendampingan

Sementara itu, Ketua MAKI Jatim Heru Satrio menegaskan pentingnya pendampingan dan sinergi dalam proses pengembangan sebuah organisasi maupun perusahaan.

Menurutnya, pendampingan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola yang baik serta memastikan setiap langkah pengembangan dapat dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

MoU antara MAKI Jatim dengan Pancoran Grup menjadi bentuk komitmen bersama untuk membangun komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan berbagai program ke depan.

Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan berbagai rencana Pancoran Grup dapat disiapkan secara matang, baik dari sisi manajemen, tata kelola maupun pelaksanaan program.

Momentum Kebangkitan Pancoran Grup

Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi momentum bagi Pancoran Grup untuk melakukan pembenahan dan menatap masa depan dengan berbagai rencana baru.

Di bawah Owner Hj. Istiqomah, melalui Manajer Novi Reza, Pancoran Grup berkomitmen menyiapkan sejumlah program yang diharapkan mampu memberikan energi baru bagi perkembangan perusahaan.

Mulai dari penyelenggaraan berbagai event, pengembangan kegiatan, hingga rencana membuka kembali NTV (Nasional TV) menjadi bagian dari sejumlah agenda yang sedang dipersiapkan.

Jika seluruh rencana tersebut dapat direalisasikan dengan baik, Pancoran Grup berpotensi kembali memperkuat eksistensinya melalui berbagai bidang, termasuk kegiatan event dan media.

Sinergi dengan MAKI Jatim juga diharapkan menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pendampingan yang dilakukan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memastikan pengembangan Pancoran Grup berjalan dengan tata kelola yang semakin baik.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pancoran Grup kini bersiap memasuki babak baru. Sejumlah terobosan yang tengah disiapkan diharapkan bukan hanya menghidupkan kembali aktivitas perusahaan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

MoU MAKI Jatim dan Pancoran Grup pun diharapkan menjadi langkah awal dari serangkaian program besar yang akan diwujudkan, termasuk berbagai event serta rencana menghidupkan kembali NTV (Nasional TV) sebagai bagian dari kebangkitan baru Pancoran Grup.

BANG JO: KETIKA KESUKSESAN TETAP PULANG KE TENGAH MASYARAKAT Pengusaha, Pembina Komunitas, dan Ruang Silaturahmi Bersama Generasi Muda Banyuwangi Selatan

BANYUWANGI — Ada orang yang dikenal karena jabatan. Ada pula yang dikenang bukan karena apa yang tertulis di kartu namanya, melainkan karena bagaimana ia hadir di tengah masyarakat.

H. Junaedi, yang akrab disapa Bang Jo, termasuk sosok yang dikenal luas dalam pergaulan masyarakat Muncar dan Banyuwangi Selatan. Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha, ia tetap membangun ruang komunikasi yang cair dengan berbagai lapisan masyarakat.

Bagi sebagian orang, kesuksesan terkadang menciptakan jarak. Tetapi dalam kehidupan sosial, ukuran keberhasilan seseorang justru sering terlihat dari kemampuannya tetap membumi ketika memiliki banyak kesibukan dan kesempatan untuk berada di tempat lain.

Bang Jo dikenal sebagai pribadi yang terbuka, mudah bergaul dan tidak terlalu berjarak dalam berkomunikasi. Relasinya tidak berhenti pada lingkungan bisnis maupun tokoh masyarakat, tetapi juga tumbuh bersama komunitas dan generasi muda.

PEMUDA DAN RUANG KEBERSAMAAN

Salah satu ruang yang memperlihatkan kedekatan tersebut adalah keterlibatannya dalam Keluarga Besar Sound System Banyuwangi (KBSB).

Sebagai Pembina KBSB, Bang Jo memiliki ruang interaksi dengan para pelaku dan pegiat sound system, yang sebagian besar merupakan generasi muda. Di sana, hubungan tidak semata dibangun melalui struktur organisasi, tetapi melalui silaturahmi, komunikasi dan kebersamaan.

Komunitas seperti KBSB sesungguhnya memiliki potensi sosial yang besar. Di balik perangkat sound system, panggung hiburan dan berbagai kegiatan masyarakat, terdapat kreativitas anak muda, jejaring ekonomi, sekaligus ruang aktualisasi.

Karena itu, mendekati pemuda tidak selalu harus dilakukan melalui forum resmi.

Kadang cukup dengan duduk bersama, mendengarkan cerita mereka, memahami kegelisahan mereka, dan memberi ruang agar mereka merasa dihargai.

Di titik inilah figur seperti Bang Jo memperoleh ruang sosialnya.

MERAKYAT BUKAN SEKADAR LABEL

Menjadi pengusaha tentu memiliki konsekuensi kesibukan. Dunia usaha membutuhkan konsentrasi, keberanian mengambil keputusan dan kemampuan membaca peluang.

Namun, keberhasilan ekonomi tidak harus membuat seseorang kehilangan kedekatan dengan lingkungannya.

Bang Jo justru dikenal tetap membangun komunikasi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. Sikap sederhana dan kemudahan bergaul menjadi jembatan yang membuat hubungan sosialnya berkembang secara natural.

Sebab masyarakat pada dasarnya tidak selalu mencari figur yang paling sempurna.

Masyarakat sering kali hanya membutuhkan seseorang yang mau hadir, mau mendengar dan tidak membuat mereka merasa kecil ketika sedang berbicara.

KELUARGA DAN RUANG PENGABDIAN

Dalam kehidupan keluarga, nama H. Junaedi juga dikenal sebagai suami dari Desi Prakasiwi, anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Namun, kiprah Bang Jo tetap memiliki ruang tersendiri sebagai pengusaha, pembina komunitas dan bagian dari kehidupan sosial masyarakat Muncar serta Banyuwangi Selatan.

Begitu pula Desi Prakasiwi memiliki ruang pengabdian melalui jalur politik dan kelembagaan sebagai wakil rakyat.

Dua ruang tersebut tentu memiliki karakter yang berbeda.

Yang satu tumbuh dari relasi sosial dan dunia usaha, sementara yang lain memperoleh mandat melalui representasi politik.

Tetapi keduanya dapat bertemu pada satu nilai yang sama: kedekatan dengan masyarakat.

MENGAPA PEMUDA PENTING?

Banyuwangi Selatan memiliki energi sosial yang besar. Pemudanya bergerak di banyak bidang: seni, hiburan, olahraga, komunitas, ekonomi kreatif hingga kegiatan sosial.

Energi tersebut membutuhkan ruang, bukan sekadar pengarahan.

Mereka membutuhkan figur yang dapat menjadi teman berdiskusi, bukan hanya orang yang datang ketika membutuhkan dukungan.

Di sinilah kedekatan Bang Jo dengan komunitas pemuda menjadi modal sosial yang menarik untuk terus dikembangkan.

Jika hubungan tersebut mampu diarahkan menjadi kegiatan produktif, penguatan ekonomi kreatif, pelatihan keterampilan, kegiatan sosial dan ruang kreativitas, maka silaturahmi dapat berkembang menjadi social capital yang memberikan manfaat lebih luas.

EPILOG: TETAP MEMBUMI

Pada akhirnya, manusia tidak hanya diukur dari apa yang dimilikinya, tetapi juga dari seberapa banyak pintu yang tetap terbuka ketika ia berada di tengah masyarakat.

Bang Jo telah memiliki ruang pergaulan yang luas. Tantangan ke depan adalah bagaimana jejaring tersebut dapat terus menjadi energi positif bagi masyarakat dan generasi muda Banyuwangi Selatan.

Sementara Desi Prakasiwi, dengan ruang pengabdiannya sebagai wakil rakyat, juga memiliki kesempatan untuk terus memperkuat komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat.

Selain dekat dengan kalangan pemuda, Bang Jo juga dikenal memiliki hubungan yang baik dengan lingkungan pesantren dan kalangan ulama di Banyuwangi. Relasi tersebut menjadi bagian dari luasnya jaringan silaturahmi yang dibangun Bang Jo di tengah kehidupan masyarakat.

Karena politik, bisnis dan komunitas pada akhirnya memiliki satu titik temu:

manusia.

Dan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, mungkin inilah bentuk kepemimpinan sosial yang paling sederhana sekaligus paling bermakna:

tetap sukses tanpa kehilangan kerendahan hati, tetap memiliki pengaruh tanpa menciptakan jarak, dan tetap tumbuh tanpa lupa dari mana semuanya bermula.

Dinilai Berpotensi Mempermalukan Debitur, LPKSM Patroli Somasi PT BPR Karya Bakti Sejahtera

LPKSMPATROLI.my.id | KOTA BEKASI – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Patroli DPD Kota Bekasi melayangkan somasi kepada Direksi PT BPR Karya Bakti Sejahtera terkait pemasangan stiker penagihan pada rumah seorang debitur berinisial Roba’i.

Somasi tersebut dilayangkan pada 7 Agustus 2026 dengan Nomor 56/SO-DPD.LPKSM PATROLI/VIII/2026. Dalam surat tersebut, LPKSM Patroli mempersoalkan pemasangan stiker yang disebut dilakukan oleh tim remedial PT BPR Karya Bakti Sejahtera di bagian depan rumah debitur.

LPKSM Patroli DPD Kota Bekasi menilai pemasangan stiker pada bagian rumah yang dapat terlihat oleh masyarakat berpotensi menimbulkan rasa malu, tekanan sosial, serta memberikan dampak terhadap nama baik debitur dan keluarganya.

Ketua LPKSM Patroli DPD Kota Bekasi, Ryan Taqwa Dika, yang akrab disapa Ketua Buluk, menyatakan langkah somasi tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap perlindungan hak konsumen, khususnya dalam proses penagihan kewajiban kredit.

Menurut LPKSM Patroli, proses penagihan semestinya tetap dilakukan dengan memperhatikan ketentuan hukum, etika, serta penghormatan terhadap harkat dan martabat konsumen.

Dalam somasi itu, LPKSM Patroli meminta pihak PT BPR Karya Bakti Sejahtera untuk segera mencabut stiker yang ditempel di rumah debitur. Selain itu, LPKSM juga meminta adanya permohonan maaf secara tertulis serta pemberian sanksi atau tindakan internal terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab atas pemasangan stiker tersebut.

LPKSM Patroli juga meminta agar tindakan penagihan yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum dihentikan.

Pihak LPKSM memberikan batas waktu 3×24 jam sejak somasi diterima untuk memenuhi tuntutan yang disampaikan. Apabila tidak mendapatkan penyelesaian, LPKSM Patroli menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Diakui Tim Remedial

Sementara itu, persoalan tersebut mendapat tanggapan dari pihak PT BPR Karya Bakti Sejahtera.

Tomy, selaku tim remedial PT BPR Karya Bakti Sejahtera, mengakui bahwa dirinya yang memasang stiker tersebut di rumah debitur.

Pengakuan tersebut menjadi bagian penting dalam polemik yang kini tengah dipersoalkan oleh LPKSM Patroli. Meski demikian, pihak bank menyampaikan bahwa pemasangan stiker tersebut berkaitan dengan proses penagihan setelah debitur menerima surat peringatan.

Fajar, pihak PT BPR Karya Bakti Sejahtera yang turut mengetahui pemasangan stiker tersebut, menjelaskan bahwa tindakan itu dilakukan setelah debitur menerima Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, dan SP 3.

Menurut Fajar, pemasangan stiker tersebut disebut sebagai bagian dari prosedur yang tercantum dalam surat peringatan. Namun, ia juga menyampaikan bahwa tidak terdapat instruksi khusus dari atasan kepada tim mengenai pemasangan stiker tersebut.

“Setelah SP 1, 2 dan 3, itu bagian dari prosedur yang tercantum dalam surat peringatan. Namun, tidak ada instruksi khusus dari atasan kepada tim terkait pemasangan tersebut,” ujar Fajar.

Menanggapi somasi yang dilayangkan LPKSM Patroli, Fajar mengatakan pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke jajaran manajemen untuk dilakukan pembahasan dan pendalaman.

Ia juga membuka kemungkinan dilakukannya mediasi antara pihak PT BPR Karya Bakti Sejahtera dengan LPKSM Patroli untuk mencari penyelesaian atas persoalan tersebut.

“Kami akan berdiskusi dengan manajemen dan kemungkinan akan melakukan mediasi dengan pihak LPKSM Patroli, termasuk kemungkinan mencabut stiker,” kata Fajar.

Debitur Mengaku Malu

Di sisi lain, Roba’i selaku debitur membenarkan adanya stiker yang ditempel di bagian gerbang depan rumahnya.

Keberadaan stiker tersebut, menurut Roba’i, membuat dirinya merasa tidak nyaman karena dapat dilihat oleh orang-orang yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Roba’i mengaku merasa malu kepada para tetangga setelah stiker tersebut terpasang di bagian depan rumahnya. Ia menilai pemasangan stiker di tempat yang mudah terlihat membuat persoalan kewajibannya sebagai debitur menjadi diketahui oleh lingkungan sekitar.

“Saya merasa malu kepada tetangga,” ungkap Roba’i.

Persoalan ini kemudian mendapat perhatian LPKSM Patroli Kota Bekasi yang menilai bahwa penyelesaian kewajiban kredit antara debitur dan lembaga keuangan semestinya dapat dilakukan melalui mekanisme penagihan yang tetap menghormati hak dan privasi konsumen.

LPKSM Patroli menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghalangi proses penagihan ataupun kewajiban debitur dalam memenuhi perjanjian kredit. Namun, lembaga tersebut menekankan pentingnya memastikan setiap proses penagihan dilakukan secara proporsional dan tidak menimbulkan tekanan sosial ataupun kerugian terhadap konsumen.

Dengan dilayangkannya somasi tersebut, kini persoalan pemasangan stiker di rumah Roba’i berada pada tahap menunggu respons resmi dari manajemen PT BPR Karya Bakti Sejahtera.

LPKSM Patroli berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi dan mediasi secara baik. Namun, apabila tuntutan dalam somasi tidak mendapatkan tanggapan atau penyelesaian dalam batas waktu yang telah diberikan, LPKSM Patroli menyatakan siap mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut.

Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil pembahasan internal PT BPR Karya Bakti Sejahtera serta kemungkinan dilakukannya mediasi antara pihak bank, debitur, dan LPKSM Patroli Kota Bekasi.

DPD LPKSM PATROLI Kota Palembang Siap Kawal Dugaan Korupsi Lampu Jalan, Dukung Penegakan Hukum Kejari

Palembang – LPKSMPATROLI.my.id | Ketua DPD LPKSM PATROLI Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi proyek pemeliharaan lampu jalan di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Palembang. Dukungan tersebut juga disampaikan bersama Ustadz Pandu Saputra sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di daerah.

Kasus dugaan korupsi tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Palembang. Penyidikan berfokus pada kegiatan pemeliharaan lampu jalan yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 dengan sejumlah paket pekerjaan yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Palembang.

Dalam perkembangannya, Kejaksaan Negeri Palembang telah melakukan penggeledahan serentak pada 29 Juni 2026 di dua lokasi, yakni Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang dan rumah seorang saksi berinisial D di kawasan Perumahan OPI, Jakabaring.

Dari kegiatan penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara, berupa berbagai dokumen penting, satu boks berkas, satu koper, serta dua unit monitor komputer yang selanjutnya dijadikan bagian dari proses penyidikan.

Selain penggeledahan, penyidik juga terus memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat alat bukti. Hingga akhir Juli 2026, sedikitnya 23 orang telah dimintai keterangan.

Mereka terdiri dari lima pihak swasta atau rekanan, sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Palembang, delapan lurah, tiga anggota DPRD Kota Palembang, Sekretaris DPRD Kota Palembang berinisial RD, serta mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Supriyanto.

Meski telah memeriksa puluhan saksi, hingga perkembangan terakhir per 29 Juli 2026 penyidik belum menetapkan tersangka. Kejaksaan Negeri Palembang menegaskan bahwa perkara masih berada pada tahap penyidikan dan pengumpulan alat bukti.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Palembang menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat alat bukti sekaligus mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Ketua DPD LPKSM PATROLI Kota Palembang menyatakan pihaknya akan terus mengawal jalannya proses hukum agar berlangsung secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami mendukung penuh langkah Kejaksaan Negeri Palembang dalam mengusut tuntas dugaan korupsi ini. LPKSM PATROLI bersama Ustadz Pandu Saputra akan terus mengawal proses hukum demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

DPD LPKSM PATROLI Kota Palembang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penggunaan anggaran negara dan mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas praktik korupsi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

NAS Strategi Akademi Hadirkan Sistem Pembinaan Terpadu, Fokus Mencetak Peserta Siap Hadapi Seleksi Kedinasan dan TNI/Polri

Bogor – LPKSMPATROLI.my.id | Di tengah semakin ketatnya persaingan masuk sekolah kedinasan, TNI, Polri, maupun institusi pemerintahan lainnya, NAS Strategi Akademi hadir sebagai lembaga pembinaan yang mengedepankan sistem pelatihan terpadu, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas peserta secara menyeluruh.

Link Pendaftaran 👇👇👇

https://Discoverystrata.com

Direktur NAS Strategi Akademi, Rio Maholtra, menjelaskan bahwa lembaganya tidak hanya berfokus pada penguasaan materi ujian, tetapi juga membangun kesiapan peserta dari berbagai aspek penting yang menjadi penentu keberhasilan dalam proses seleksi.

“Kami tidak sekadar mengajar materi ujian. Kami membangun kesiapan peserta secara menyeluruh, mulai dari akademik, psikotes, jasmani, mental, disiplin, hingga pembentukan karakter. Berdasarkan performa pembinaan yang kami tunjukkan selama ini, NAS Strategi Akademi berada di peringkat tiga bimbingan pembinaan terbaik di Indonesia. Fokus kami bukan menjadi yang terbesar, tetapi menjadi yang paling efektif menghasilkan peserta yang benar-benar siap menghadapi seleksi,” ujar Rio Maholtra.

Seluruh pembinaan jasmani dilaksanakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, sehingga peserta mendapatkan fasilitas latihan yang representatif dengan lingkungan yang mendukung peningkatan performa fisik secara optimal.

Rio Maholtra sendiri dikenal sebagai seorang atlet nasional yang memiliki pengalaman panjang di dunia olahraga. Ia merupakan pemegang rekor nasional nomor lari gawang dan pernah tampil dalam berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. Pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan menjadi sistem pembinaan yang sistematis, terukur, dan dapat diterapkan kepada seluruh peserta didik.

“Kami tidak mengajarkan jalan pintas. Kami mengajarkan proses yang benar. Pengalaman di dunia olahraga mengajarkan bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui latihan yang disiplin, evaluasi yang berkelanjutan, dan mental yang kuat,” katanya.

Di tengah maraknya lembaga bimbingan belajar yang menawarkan berbagai janji kelulusan, NAS Strategi Akademi mengambil sikap berbeda dengan mengedepankan transparansi dan kejujuran kepada calon peserta maupun orang tua.

Rio menegaskan bahwa tidak ada lembaga mana pun yang dapat menjamin seseorang lulus seleksi karena keputusan sepenuhnya berada di tangan penyelenggara seleksi dan ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta.

“Yang kami jamin adalah peserta memperoleh sistem latihan yang terarah, evaluasi yang objektif, serta pendampingan maksimal selama proses persiapan. Bagi kami, kejujuran jauh lebih bernilai dibanding memberikan janji yang tidak dapat dibuktikan,” tegasnya.

Di tengah komitmen tersebut, H. Sukarman, S.H., M.H., yang dikenal sebagai KING JABAR dan menjabat sebagai Dewan Pembina NAS Strategi Akademi, menyampaikan apresiasinya terhadap sistem pembinaan yang diterapkan.

Foto : (H. Sukarman, S.H., M.H. / KING JABAR)

Menurutnya, keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kesiapan mental, kedisiplinan, karakter, serta pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan.

“Saya mendukung penuh sistem pembinaan yang dibangun NAS Strategi Akademi karena mengutamakan kualitas, integritas, dan proses. Generasi muda membutuhkan pembinaan yang jujur, profesional, dan mampu membentuk karakter kuat agar siap menghadapi setiap tahapan seleksi secara sportif,” ujar H. Sukarman.

Lebih lanjut, Rio Maholtra menjelaskan bahwa filosofi pembinaan di NAS Strategi Akademi berangkat dari keyakinan bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan merupakan hasil dari ribuan keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

“Kami tidak hanya melatih tubuh, tetapi juga melatih cara berpikir, cara mengambil keputusan, cara berkomunikasi, dan cara menghadapi tekanan. Karena seleksi bukan hanya menguji kemampuan, tetapi juga menguji siapa yang mampu tetap tampil maksimal ketika berada di bawah tekanan,” jelasnya.

Menutup wawancara, Rio memberikan pesan kepada calon peserta dan para orang tua agar lebih bijak dalam memilih lembaga pembinaan.

“Jangan memilih bimbingan belajar hanya karena harga murah atau promosi yang menarik. Lihat siapa pelatihnya, lihat sistemnya, lihat rekam jejaknya, dan lihat bagaimana peserta dibina setiap hari. Kesuksesan dalam seleksi bukan hasil keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan yang konsisten.”

Ia menambahkan bahwa setiap peserta memiliki potensi untuk berhasil apabila dibimbing dengan metode yang tepat.

“Kami percaya setiap peserta memiliki potensi. Tugas kami adalah membantu mereka mengubah potensi tersebut menjadi performa terbaik pada hari seleksi. Karena pada akhirnya, orang yang paling siap biasanya memiliki peluang paling besar untuk berhasil,” pungkas Rio Maholtra.

LPKSM PATROLI Desak Aparat Usut Tuntas Video Viral yang Dinilai Menyinggung Al-Qur’an dan Islam

BOGOR – LPKSMPATROLI.my.id | Beredarnya sebuah video di media sosial yang dinilai memuat pernyataan yang diduga menghina Al-Qur’an dan ajaran Islam memicu gelombang reaksi dari masyarakat. Video tersebut menjadi perbincangan luas di berbagai platform digital dan memunculkan desakan agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum LPKSM PATROLI, H. Sukarman, menyampaikan keprihatinan sekaligus mendesak Mabes Polri, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Bareskrim Polri, Direktorat Tindak Pidana Siber, serta seluruh instansi terkait untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan terhadap video yang beredar.

Menurut H. Sukarman, apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur tindak pidana, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Kami mendesak Mabes Polri, Polda NTB, dan seluruh aparat penegak hukum agar segera menelusuri identitas pihak yang ada dalam video, mengamankan barang bukti digital, memeriksa para saksi, serta melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan adanya unsur pidana. Jangan sampai persoalan yang menyangkut nilai-nilai keagamaan dibiarkan berlarut-larut hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegas H. Sukarman. Senin (20/7)

Senada dengan itu, Pembina Umum LPKSM PATROLI, Selamet Solichin, yang akrab disapa Mbah Semar, menilai bahwa setiap informasi yang diduga berkaitan dengan penghinaan terhadap simbol maupun ajaran agama harus ditangani secara serius melalui mekanisme hukum.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum yang cepat, profesional, dan berkeadilan merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban umum, persatuan bangsa, serta kerukunan antarumat beragama.

“Kami meminta Mabes Polri, Polda NTB, Bareskrim Polri, Direktorat Siber, Kominfo, dan seluruh instansi terkait segera melakukan pendalaman terhadap video yang beredar. Apabila dari hasil penyelidikan ditemukan bukti yang memenuhi unsur pidana, maka proses hukum harus ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan perundang-undangan. Kepastian hukum sangat penting agar masyarakat memperoleh kejelasan dan situasi tetap kondusif,” ujar Mbah Semar.

Mbah Semar juga mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Dari aspek hukum, apabila hasil penyelidikan dan pembuktian menunjukkan adanya unsur tindak pidana, perkara tersebut dapat diproses berdasarkan Pasal 156a KUHP mengenai penodaan agama. Apabila perbuatan dilakukan melalui media elektronik, aparat juga dapat menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang relevan terkait penggunaan media elektronik, sepanjang unsur-unsur pidananya terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah.

LPKSM PATROLI berharap aparat penegak hukum bekerja secara profesional, independen, transparan, dan akuntabel dalam menangani perkara tersebut. Penanganan yang cepat dan sesuai hukum dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum, menjaga ketertiban masyarakat, serta mencegah berkembangnya informasi yang dapat memperkeruh suasana.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Mabes Polri maupun Polda NTB mengenai hasil penyelidikan atau penetapan status hukum terhadap pihak yang berkaitan dengan video yang beredar. Oleh karena itu, proses hukum dan asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati sampai terdapat keputusan yang berkekuatan hukum tetap.

Program Kampung Batik di Cibungbulang Disambut Antusias, Ibu-Ibu Kampung Pasir Erih Asah Keterampilan

Bogor – LPKSMPATROLI.my.id // Semangat melestarikan budaya sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digelorakan di Kampung Pasir Erih, RT 01 RW 08, Desa Setu Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Melalui Program Kampung Batik, puluhan ibu-ibu mengikuti pelatihan belajar membuat batik yang berlangsung dengan penuh antusias pada Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha kreatif. Selain menjaga kelestarian warisan budaya Indonesia, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui hasil karya batik yang memiliki nilai jual.

Program Kampung Batik ini mendapat dukungan dari Ketua Ranting PDI Perjuangan setempat, Dedi Ependi, yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat DPP LPKSM PATROLI. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari lingkungan terkecil dengan memberikan keterampilan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi pelatihan sesaat, tetapi mampu melahirkan kelompok-kelompok pengrajin batik yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Budaya harus tetap dijaga, namun juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujar Dedi Ependi.

Sementara itu, Eka Sri Jayanti selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme para peserta yang berasal dari kalangan ibu-ibu di lingkungan RT 01 RW 08 Kampung Pasir Erih.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan teknik dasar membatik kepada masyarakat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan para peserta mampu menghasilkan produk batik khas Kampung Pasir Erih yang memiliki ciri khas tersendiri.

“Kami ingin ibu-ibu memiliki keterampilan baru yang nantinya bisa dikembangkan menjadi usaha rumahan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat,” ungkap Eka Sri Jayanti.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai proses pembuatan batik, mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik menggambar motif, penggunaan malam (lilin batik), hingga proses pewarnaan kain. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan dan saling berbagi pengalaman selama kegiatan berlangsung.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh semangat. Banyak peserta mengaku baru pertama kali mencoba membatik, namun merasa bangga karena mampu menghasilkan karya dengan tangan mereka sendiri.

Program Kampung Batik ini diharapkan menjadi awal lahirnya sentra batik di Kampung Pasir Erih yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus menjadi daya tarik budaya di wilayah Desa Setu Udik. Ke depan, hasil karya para peserta diharapkan dapat dipromosikan melalui berbagai kegiatan pameran maupun pemasaran digital sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Melalui kolaborasi antara tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan warga, Program Kampung Batik di Kampung Pasir Erih menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang memperoleh manfaat serta mampu menciptakan produk batik khas Bogor yang membanggakan.

DPP LPKSM PATROLI Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol. Pipit Rismanto sebagai Kapolda Jawa Barat, KING JABAR: Siap Bersinergi Menjaga Kamtibmas

Bogor – LPKSMPATROLI.my.id | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (DPP LPKSM PATROLI) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen. Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. atas amanah dan kepercayaan yang diberikan untuk mengemban jabatan baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar). Ucapan tersebut disampaikan pada Minggu (05/07/2026).

Ketua Umum DPP LPKSM PATROLI, H. Sukarman, S.H., M.H., yang akrab disapa KING JABAR, mengatakan bahwa pergantian kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, pelayanan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurut KING JABAR, sosok Irjen Pol. Pipit Rismanto merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang kepolisian dan diyakini mampu membawa Polda Jawa Barat semakin profesional, humanis, serta semakin dekat dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum.

“Kami segenap keluarga besar DPP LPKSM PATROLI mengucapkan selamat atas amanah baru yang diberikan kepada Bapak Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Jawa Barat. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jawa Barat,” ujar KING JABAR.

Ia menambahkan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang memiliki tantangan cukup kompleks, baik dalam menjaga stabilitas keamanan, memberantas tindak kriminalitas, mencegah peredaran narkotika, hingga mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan yang merugikan masyarakat.

Oleh karena itu, DPP LPKSM PATROLI berharap kepemimpinan Kapolda Jawa Barat yang baru dapat terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pemerintah daerah dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang perlindungan konsumen dan pengawasan sosial, DPP LPKSM PATROLI menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program Polri yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, khususnya dalam penegakan hukum yang adil, transparan, serta pemberantasan berbagai bentuk pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat.

KING JABAR juga menegaskan bahwa pihaknya siap membangun komunikasi dan kerja sama yang konstruktif dengan Polda Jawa Barat dalam mendukung terciptanya supremasi hukum, perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, serta peningkatan kesadaran hukum di tengah kehidupan bermasyarakat.

“DPP LPKSM PATROLI akan selalu menjadi mitra strategis yang mendukung langkah-langkah Kepolisian dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan Jawa Barat yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, KING JABAR kembali menyampaikan doa dan harapan agar Irjen Pol. Pipit Rismanto senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai Kapolda Jawa Barat, mampu membawa inovasi dan perubahan positif bagi institusi Polri, serta semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Selamat bertugas kepada Bapak Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. Semoga sukses dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Jawa Barat dan senantiasa menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat serta membawa keberkahan bagi institusi Polri dan bangsa Indonesia,” tutup KING JABAR.

Momentum HUT Bhayangkara ke-80, KING JABAR Ajak Seluruh Jajaran LPKSM PATROLI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polri

Bogor – LPKSMPATROLI.my.id | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (DPP LPKSM PATROLI) mengajak seluruh jajaran organisasi di berbagai tingkatan untuk terus mempererat hubungan, komunikasi, serta membangun kerja sama yang harmonis dengan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP LPKSM PATROLI, H. Sukarman, S.H., M.H., yang lebih dikenal dengan sapaan KING JABAR. Menurutnya, momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi saat yang tepat untuk memperkuat sinergitas antara lembaga masyarakat dengan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

KING JABAR menegaskan bahwa seluruh pengurus dan anggota LPKSM PATROLI, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC), diharapkan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran Polri, baik di tingkat Polda, Polres maupun Polsek sesuai wilayah masing-masing.

Menurutnya, sinergi yang terbangun dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam perlindungan hak-hak konsumen, penyelesaian berbagai persoalan sosial, hingga menjaga stabilitas keamanan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Hubungan yang baik antara organisasi masyarakat dengan Polri merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. Kami berharap seluruh keluarga besar LPKSM PATROLI di seluruh Indonesia dapat terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama Polri demi kepentingan masyarakat luas,” ujar KING JABAR.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang selama ini terus menjalankan tugas pengabdian dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh pelosok tanah air.

Dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, KING JABAR mengajak seluruh anggota LPKSM PATROLI untuk menjadi mitra strategis Polri dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.

Lebih lanjut, ia berharap sinergitas yang selama ini telah terjalin dapat semakin diperkuat melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi hukum, perlindungan konsumen, hingga pemberdayaan masyarakat yang melibatkan unsur kepolisian dan organisasi kemasyarakatan.

“Semoga di usia ke-80 ini, Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang profesional. Kami dari DPP LPKSM PATROLI siap mendukung setiap program positif Polri yang bertujuan menciptakan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi momentum untuk memperkokoh semangat kebersamaan antara Polri dan seluruh elemen bangsa. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara LPKSM PATROLI dan jajaran kepolisian di semua tingkatan, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan berkeadilan demi terwujudnya Indonesia yang aman, tertib, dan sejahtera. (DPP LPKSM PATROLI)

Ketua Umum LPKSM PATROLI “KING JABAR” Ucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Apresiasi Dedikasi Polri untuk Masyarakat

LPKSMPATROLI.my.id | Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Ketua Umum LPKSM PATROLI, H. Sukarman, S.H., M.H., yang lebih dikenal dengan sapaan KING JABAR, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Menurut KING JABAR, momentum Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan hari lahir institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, supremasi hukum, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif demi mendukung pembangunan nasional.

“Atas nama keluarga besar LPKSM PATROLI, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota Polri di mana pun bertugas. Semoga Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan semakin dicintai oleh masyarakat,” ujar KING JABAR.

Ia menilai bahwa berbagai tantangan yang dihadapi Polri saat ini semakin kompleks, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberantas berbagai bentuk tindak pidana, hingga menghadapi perkembangan teknologi yang turut memengaruhi dinamika kejahatan. Oleh karena itu, sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

Sebagai Ketua Umum LPKSM PATROLI yang selama ini aktif mengawal kepentingan masyarakat, KING JABAR berharap Polri terus meningkatkan pelayanan yang humanis, responsif terhadap setiap laporan masyarakat, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian harus terus dijaga melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan berintegritas. Ia meyakini bahwa dengan semangat pengabdian yang tinggi, Polri akan semakin mampu menjawab harapan masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.

KING JABAR juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung tugas-tugas kepolisian dengan tetap menjaga keamanan lingkungan, menaati hukum, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati, serta mendukung aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, KING JABAR kembali mengucapkan doa dan harapan terbaik bagi seluruh insan Bhayangkara agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta perlindungan dalam menjalankan tugas negara.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Polri Presisi untuk Negeri, teruslah menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta berintegritas. Terima kasih atas pengabdian terbaik untuk Indonesia.” pungkasnya.